Showing posts with label health. Show all posts
Showing posts with label health. Show all posts

Saturday, July 17, 2010

Pemicu Sakit Kepala

TEMPO Interaktif, Jakarta - Sakit kepala bisa dipicu banyak hal. Tak hanya makanan atau rokok. Aktivitas berlebih dan melewatkan sarapan juga bisa memicu. Berikut pemicu sakit kepala.

- Bos
Apa pun yang meningkatkan stres Anda, dapat membuat lebih rentan terhadap sakit kepala atau migrain. Termasuk bos Anda. Sakit kepala diduga disebabkan oleh kepekaan jalur saraf di otak yang meningkat ketika Anda bekerja dan mendapat tekanan. Migrain berasal dari perubahan di dalam otak itu sendiri. Saat sakit kepala, sinyal otak memicu pelepasan bahan kimia yang mengubah pelebaran pembuluh darah. Sinyal-sinyal ini juga mengaktifkan peradangan di otak, yang dapat menyebabkan migrain.

- Cuaca panas
Ketika suhu naik, begitu juga dengan kemungkinan mengembangkan migrain atau sakit kepala parah lainnya. Dalam sebuah studi baru-baru ini menemukan peningkatan untuk setiap 9 derajat Fahrenheit, risiko sakit kepala naik 7,5 persen.

- Bau Menyengat
Bau yang kuat, walaupun bau wangi, bisa memicu migrain pada banyak orang. Mengapa bau menyengat bisa bikin sakit kepala hingga saat ini masih belum jelas. Namun bau dapat merangsang sistem saraf. Bau paling umum yang bikin pening adalah cat, debu, parfum, dan beberapa jenis bunga.

- Aksesori rambut
Jika Anda berambut panjang dan memakai aksesori rambut, aksesori ini bisa memicu sakit kepala. Tali kucir yang ketat mungkin bisa menarik kulit kepala dan menyebabkan sakit. Ikat kepala, kepang, dan topi ketat dapat menciptakan efek yang sama. Jika ini adalah penyebab sakit kepala Anda, membiarkan rambut Anda tergerai bisa membantu.

- Olahraga
Olahraga yang keras, termasuk seks, dapat mengakibatkan kelelahan hingga sakit kepala. Aktivitas fisik yang berat bisa menyebabkan pembuluh darah di kepala, leher, dan kulit kepala membengkak. Hingga menghasilkan tekanan darahnya naik. Jenis sakit kepala yang paling umum pada orang yang rentan terhadap migrain.

- Posisi duduk
Posisi duduk seperti membungkuk di meja, menggunakan kursi tanpa sandaran, menatap monitor yang terlalu rendah atau terlalu tinggi, bisa menyebabkan sakit kepala. Jika Anda merasa sering sakit kepala, lihat ruang kerja Anda.

- Tyramine
Tyramine terdapat pada keju, anggur merah, dan daging olahan. Pada keju, tyramine terbentuk ketika protein jenis tertentu rusak. Semakin lama usia keju, tyramine semakin banyak. Pada anggur merah atau minuman beralkohol, zat ini makin memicu sakit kepala dengan bantuan alkohol yang meningkatkan aliran darah ke otak. Sedang pada daging olahan, tyramine berkolaborasi dengan zat adiktif makanan yang disebut nitrat atau nitrit. Adiktif ini tampaknya meningkatkan aliran darah ke otak pada beberapa orang. Sakit kepala karena makanan adiktif biasanya terasa di kedua sisi kepala, beda dengan migrain.

-Tak Sarapan
Jika Anda tak sarapan, kepala bisa mulai sakit sebelum Anda sadari bahwa Anda lapar. Masalahnya pada gula darah. Jangan mencoba untuk menyembuhkan sakit kepala karena lapar dengan permen. Permen menyebabkan gula darah naik drastis dan kemudian turun bahkan lebih rendah.

- Merokok
Merokok diketahui memicu sakit kepala. Tak hanya pada perokok, tapi yang terpapar asap rokok. Asap rokok mengandung nikotin, yang menyebabkan pembuluh darah di otak menyempit.

- Kafein
Minuman kafein, yang dikonsumsi sesuai memang menguntungkan. Tapi menenggak kopi berlebih bisa menjadi penyebab sakit kepala. Dan, jika kecanduan kafein, mengurangi tiba-tiba bisa memicu sakit kepala.

Webmd / Nur Rochmi

Mainan untuk merangsang keterampilan motorik anak

Jakarta, Anak tidak hanya membutuhkan asupan nutrisi yang seimbang tapi juga memerlukan stimulasi yang baik dalam masa pertumbuhannya. Stimulasi ini bisa dirangsang dari mainan.

Mainan apa saja yang bisa merangsang perkembangan motorik anak?

Ada beberapa tanda yang menunjukkan kemajuan dari perkembangan fisik anak, seperti duduk, berdiri, memegang suatu objek dan juga berjalan.

Untuk membantu perkembangan fisiknya dibutuhkan keterampilan motorik yang baik dan salah satunya melalui berbagai stimulasi yang sehat dalam arti mainan yang digunakan mengandung bahan yang aman untuk anak.

Seperti dikutip dari eHow, Jumat (16/7/2010) ada beberapa mainan yang dapat merangsang keterampilan motorik anak, yaitu:

Cincin susun
Mainan ini terdiri dari sebuah tongkat kecil dari kayu atau plastik, lalu dilengkapi dengan cincin dari berbagai ukuran sehingga bisa disusun ke dalam tongkat tersebut.

Mainan ini cukup populer dan menyenangkan karena anak akan senang mengeluarkan lalu menyusunnya kembali. Mainan ini dapat mendorong bayi untuk mengembangkan koordinasi antara tangan dan mata saat menyusun dan memilih ukuran cincin.

Mainan peg-and-hole
Mainan ini terdiri dari berbagai bentuk dan sebuah kotak yang tutupnya memiliki bentuk unik yang dapat disesuaikan dengan setiap bentuk balok.

Mainan ini akan mengasah keterampilan motorik halus anak karena anak harus mencari tahu balok mana yang cocok dengan lubang serta menentukan bagaimana cara memasukkan balok tersebut ke dalam wadah tanpa membuka tutupnya. Manfaat lainnya adalah mengembangkan koordinasi tangan dan mata serta kemampuan membedakan berbagai bentuk.

Balok susun

Permainan ini memberikan kesempatan pada anak untuk bergerak, berimajinasi, memanipulasi dan mengatur objek dari berbagai bentuk agar bisa membuat atau membangun sesuatu. Misalnya mengajarkan anak menyusun balok hingga terbentuk rumah, istana atau objek lainnya. Mainan ini membantu motorik anak terutama dalam hal keseimbangan dan berdiri.

Puzzle
Untuk awalnya pilihlah puzzle dengan beberapa potongan besar sehingga memudahkan anak untuk menempelnya dan mencari potongan yang cocok. Setelah berhasil, mulai cari puzzle baru dengan potongan yang lebih kecil.

Permainan ini membantu anak untuk memanipulasi kepingan puzzle agar cocok satu sama lain, sehingga menyenangkan dan memperkuat perkembangan motoriknya.

Bernyanyi sambil bertepuk tangan
Bernyanyi bersama adalah kegiatan yang menyenangkan bagi anak, tapi jika dilakukan sambil bertepuk tangan maka hal ini akan memberikan nilai tambahan yaitu mengembangkan keterampilan motoriknya. Karena anak akan berusaha mengikuti gerakan orang lain dengan menggunakan tangannya.

Selain keterampilan motorik, mainan ini juga membantu mengajarkan anak berbicara serta meningkatkan memorinya.

sumber: detikHealth